Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Beranda » Gerakan Cegah Stunting IAD Sulbar Langkah Nyata Tekan Stunting di Mamuju

Gerakan Cegah Stunting IAD Sulbar Langkah Nyata Tekan Stunting di Mamuju

  • account_circle Beritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beritawarga_Mamuju – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) terus menunjukkan komitmennya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah Mamuju. Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut adalah dengan melakukan berbagai intervensi pencegahan di Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Selasa, (23/06/2026)

Ketua IAD Wilayah Sulbar, Nova Budi Panjaitan menyampaikan bahwa berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) per Januari 2025, terdapat 4.662 balita teridentifikasi stunting atau setara dengan 32 persen di Kabupaten Mamuju. Angka ini masih berada di atas rata-rata nasional dan menjadi prioritas penanganan bersama.

“Persoalan stunting di Mamuju merupakan tantangan yang harus ditangani bersama dan berkesinambungan. Stunting bukan masalah sepele karena merupakan masalah nasional yang krusial,” tegas Nova.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat Budi Panjaitan selaku Pengawas IAD Wilayah Sulbar yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut mengingatkan bahwa masalah ini tidak bisa ditutup mata. Stunting mempengaruhi daya pikir dan daya tumbuh pada anak, sehingga berpotensi menyebabkan kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di masa depan.

“Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama, khususnya bagi IAD Kejati Sulbar yang memiliki program binaan di bidang kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, IAD Wilayah Sulbar akan secara rutin melakukan kunjungan ke Posyandu di Kecamatan Simboro, yang merupakan salah satu lokus stunting di Mamuju. Dalam kunjungan tersebut, IAD menyerahkan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dan bahan makanan tambahan bergizi kepada para ibu dan balita.

Potensi Ikan Melimpah Jadi Senjata Andalan Cegah Stunting

Nova menyoroti bahwa Sulawesi Barat memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah, yang seharusnya menjadi keunggulan dalam upaya pencegahan stunting. Ikan merupakan sumber protein hewani, asam lemak esensial, dan omega-3 yang sangat baik untuk perkembangan otak dan pertumbuhan anak.

“Kita terus menggalakkan program gemar makan ikan di kalangan masyarakat, terutama di wilayah pesisir seperti Kecamatan Simboro. Ikan yang bergizi dan berkualitas harus menjadi asupan utama bagi anak-anak kita,” ujar Nova.

Ia menambahkan bahwa pola asuh masyarakat pesisir perlu terus diperbaiki, terutama dalam hal pemberian makanan bergizi berbasis ikan kepada balita. Selama ini, banyak masyarakat pesisir justru lebih banyak menjual hasil tangkapan ikan dibandingkan mengonsumsinya sendiri, sehingga anak-anak kehilangan kesempatan mendapatkan asupan gizi terbaik yang tersedia di sekitar mereka.

“Kami mendorong para ibu untuk membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini. Selain murah dan mudah didapat, ikan memiliki kandungan gizi yang lengkap untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak agar terhindar dari stunting,” jelas Nova.

Kepala BKKBN Sulbar Apresiasi Langkah IAD, Jadi Penyemangat Baru

Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat, Wahidah Paheng, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah IAD Wilayah Sulbar yang ikut getol ingin menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Menurutnya, kepedulian dan gerakan nyata dari IAD menjadi penyemangat baru dalam upaya menekan angka stunting di Sulbar.

Wahidah menilai bahwa kolaborasi lintas sektor seperti yang dilakukan IAD sangat diperlukan untuk mempercepat penurunan stunting di Sulawesi Barat yang masih menjadi salah satu provinsi dengan prevalensi tertinggi di Indonesia.

“Edukasi dan KIE harus turun langsung ke masyarakat, bukan menunggu masyarakat datang. Langkah IAD turun ke lapangan adalah contoh nyata bagaimana kita semua harus bergerak bersama,” ujar Wahidah.

Ia juga menekankan pentingnya peran penyuluh KB sebagai ujung tombak program di lini lapangan, serta mengapresiasi gerakan moral dan program-program inovatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam percepatan penurunan stunting.

Wakil Bupati Mamuju Dukung Penuh Langkah Kolaboratif

Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah kolaboratif yang dilakukan IAD Wilayah Sulbar dan berbagai pihak dalam pencegahan stunting di Mamuju. Ia menilai sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk menekan angka stunting yang masih berada di atas 30 persen.

Yuki Permana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamuju telah meluncurkan inovasi “Taki Asuh Stunting”, sebuah gerakan moral yang melibatkan aparat birokrasi menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting. Dalam program ini, Wakil Bupati sendiri mendapat amanah untuk mengasuh 10 anak stunting secara pribadi dengan menyisihkan sebagian penghasilannya setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi anak-anak tersebut.

“Gerakan moral ini merupakan komitmen kami untuk turun langsung membantu anak-anak stunting. Bantuan diantarkan langsung ke rumah mereka, sehingga kita bisa memantau kondisi dan perkembangan gizi anak-anak tersebut,” ujar Yuki.

Ia menambahkan bahwa peluncuran aplikasi “Asuh Stunting” juga menjadi salah satu upaya digitalisasi dalam percepatan penanganan stunting. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pemetaan dan penyaluran bantuan kepada anak-anak stunting di seluruh kecamatan di Kabupaten Mamuju.

“Kami sangat mengapresiasi langkah IAD Sulbar yang turut peduli terhadap masalah stunting. Ini membuktikan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab semua elemen masyarakat. Mari kita bergotong royong untuk mewujudkan Mamuju bebas stunting,” pungkas Yuki Permana.

Nova menaruh harapan besar agar ke depan, Sulawesi Barat dapat terbebas dari stunting, seperti yang telah dicapai oleh Provinsi Maluku Utara yang berhasil menekan angka stunting secara signifikan melalui berbagai program kolaboratif dan penguatan program gemar makan ikan.

“Dengan sinergi, gotong royong semua pihak, serta memaksimalkan potensi kelautan dan perikanan yang melimpah, saya optimis kita bisa mewujudkan Sulawesi Barat yang bebas stunting, demi lahirnya generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkas Nova.

  • Penulis: Beritawarga
  • Editor: Tim Rerdaksi
  • Sumber: IAD sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mamuju Genap 486 Tahun, Gubernur Sulbar: Layak Menjadi Ibu Kota yang Semakin Maju

    Mamuju Genap 486 Tahun, Gubernur Sulbar: Layak Menjadi Ibu Kota yang Semakin Maju

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 318
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU – Tepat pada 14 Juli 2026, Kota Mamuju genap berusia 486 tahun. Di usianya yang cukup matang tersebut, Mamuju dinilai telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dan lebih maju dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Gubernur Sulawesi Barat, Dr. Suhardi Duka, menyatakan bahwa perjalanan panjang sebuah daerah harus selalu dievaluasi, baik dari masa lalu, masa kini, maupun masa […]

  • Seorang Ibu Pingsan Saat Antre BBM di SPBU Polewali

    Seorang Ibu Pingsan Saat Antre BBM di SPBU Polewali

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Beritawarga_Polman,- Seorang Ibu rumah tangga jatuh pingsan saat antre di salah satu SPBU di Polman. ibu-ibu tersebut mendadak lemas dan tak sadarkan diri ditengah kerumunan warga yang sedang mengantre BBM.Jumat (03/04/2026) Melihat kejadian tersebut sejumlah pengendara bergerak cepat membantu dan mengangkat korban ke Mushallah terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Menurut salah seorang petugas SPBU Natas, […]

  • Sat Samapta dan Jamaah: Satu Sapu untuk Negeri

    Sat Samapta dan Jamaah: Satu Sapu untuk Negeri

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Tim Beritawarga
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU,- Semarak menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Samapta Polresta Mamuju tak sekadar menggelar seremonial. Di bawah langit Minggu pagi yang cerah, personel berseragam cokelat itu justru memilih turun ke masjid, mencabut rumput, mengepel lantai, dan membersihkan tempat ibadah dengan penuh keikhlasan. Minggu (28/6/2026) pukul 07.00 WITA, Masjid Darussalam di Jalan Soekarno Hatta mendadak ramai. Bukan […]

  • Petani Sawit di Mateng Mengeluh Harga TBS Anjlok, Perusahaan Hargai Rp.16.000/kg

    Petani Sawit di Mateng Mengeluh Harga TBS Anjlok, Perusahaan Hargai Rp.16.000/kg

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju Tengah,- Petani kelapa sawit di sejumlah wilayah di Mamuju Tengah Sulawesi Barat kembali mengeluhkan rendahnya harga tandan buah segar (TBS) sawit yang dibeli oleh perusahaan. Harga sawit milik petani saat ini hanya dihargai sekitar Rp1.600 per kilogram, jauh di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp3.493. per kilogram. Jumat(22/05/2026) Kondisi tersebut membuat para […]

  • Sutinah Harap ASN Tingkatkan Kinerja Walau Tanpa TPP

    Sutinah Harap ASN Tingkatkan Kinerja Walau Tanpa TPP

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju diharapkan tetap menjaga dan meningkatkan kinerja, meskipun Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) saat ini tidak lagi diterima. Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, menegaskan bahwa kebijakan penghapusan TPP tidak terlepas dari kondisi fiskal daerah yang tengah mengalami tekanan. Keterbatasan kemampuan keuangan daerah memaksa pemerintah melakukan penyesuaian anggaran, […]

  • Kemenag Sulbar Bersihkan 713 Masjid dalam Aksi “Gebermas”

    Kemenag Sulbar Bersihkan 713 Masjid dalam Aksi “Gebermas”

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 181
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU-,Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat menggelar aksi bersih-bersih masjid secara serentak pada Senin (10/08/2026). Kegiatan yang bertajuk “Gerakan Bersih-bersih Masjid” (Gebermas) ini melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag, mulai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh wilayah Sulawesi Barat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama […]

expand_less