Sat Samapta dan Jamaah: Satu Sapu untuk Negeri
- account_circle Tim Beritawarga
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERITAWARGA_MAMUJU,- Semarak menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Samapta Polresta Mamuju tak sekadar menggelar seremonial. Di bawah langit Minggu pagi yang cerah, personel berseragam cokelat itu justru memilih turun ke masjid, mencabut rumput, mengepel lantai, dan membersihkan tempat ibadah dengan penuh keikhlasan.
Minggu (28/6/2026) pukul 07.00 WITA, Masjid Darussalam di Jalan Soekarno Hatta mendadak ramai. Bukan hanya oleh suara azan atau kumandang salat, melainkan oleh puluhan personel Sat Samapta yang kompak mengenakan pakaian dinas sambil membawa sapu, kain pel, dan peralatan kebersihan lainnya.
Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Mamuju, AKP Sirajuddin, puluhan anggota bahu-membahu membersihkan setiap sudut masjid dan lingkungan sekitarnya. Mulai dari halaman hingga ruang salat utama, semuanya dibersihkan dengan penuh semangat kebersamaan.
“Nama-nama seperti Bripda Piter, Bripda Muh. Aras, Bripda Nurwhayudi Bachtiar, Bripda Zulkifli, Bripda Efraim, Bripda Naswirandi, Bripda Muh. Alief, Bripda Deni Ramadan, Bripda Alif Al-Qadri, dan Bripda Rahmadi tampak tak canggung mencabuti rumput liar dan mengangkut sampah bersama para jamaah,” ujar salah satu pengurus masjid yang turut bergabung.
Yang membuat kegiatan ini istimewa bukan sekadar bersih-bersih biasa. Di sela-sela kerja bakti, terlihat canda tawa dan obrolan hangat antara personel kepolisian dan jamaah. Ada yang berbagi cerita tentang salat subuh berjamaah, ada pula yang saling bertukar pengalaman seputar kehidupan sehari-hari. Inilah yang disebut “bakti religi” — bukan hanya membersihkan masjid, tetapi juga membersihkan jarak antara polisi dan masyarakat.
AKP Sirajuddin dalam sela-sela kegiatannya menyampaikan bahwa momen ini jauh lebih bermakna daripada sekadar memperingati usia kepolisian.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga dalam kebersamaan di rumah-rumah ibadah. Membersihkan masjid adalah bentuk syukur dan kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga semangat gotong royong ini terus tumbuh dan menjadi tradisi,” ujar AKP Sirajuddin dengan wajah berseri.
Tak berhenti di situ, kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam ini diakhiri dengan doa bersama. Suasana haru menyelimuti masjid saat seluruh personel dan jamaah mengangkat tangan, memohon keberkahan untuk tugas kepolisian dan keselamatan bangsa.
Pengurus Masjid Darussalam pun tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Mereka menyampaikan apresiasi tulus atas kepedulian personel Sat Samapta.
“Kami sangat bersyukur. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga peduli pada kebersihan rumah ibadah kami. Semoga sinergi ini terus berlanjut,” ucap salah satu pengurus dengan mata berbinar.
Kegiatan yang berjalan aman, tertib, dan lancar ini pun menjadi bukti nyata bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata pengabdian. Dari Masjid Darussalam, pesan tentang kebersihan, kebersamaan, dan kepedulian terus bergema sebuah persembahan tulus Polri untuk masyarakat Mamuju.
- Penulis: Tim Beritawarga
- Editor: Tim Rerdaksi
- Sumber: Polresta Mamuju


