Kemenag Sulbar Bersihkan 713 Masjid dalam Aksi “Gebermas”
- account_circle Beritawarga
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERITAWARGA_MAMUJU-,Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat menggelar aksi bersih-bersih masjid secara serentak pada Senin (10/08/2026).
Kegiatan yang bertajuk “Gerakan Bersih-bersih Masjid” (Gebermas) ini melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag, mulai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Barat, Adnan Nota, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari instruksi nasional yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
“Hari ini, sebanyak 713 masjid di Sulawesi Barat kita bersihkan secara serentak. Ini merupakan wujud kepedulian kita terhadap tempat ibadah dan kenyamanan para jemaah,” ujar Adnan Nota.
Fokus Pembersihan di Dua Masjid Utama
Meskipun menyasar ratusan masjid, untuk lingkungan Kementerian Agama sendiri, kegiatan Gebermas difokuskan pada dua lokasi utama, yaitu Masjid At-Taqwa Simbuang dan Masjid H. Laumma.
Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menyapu, mengepel lantai, mengelap perlengkapan ibadah, hingga membersihkan area kamar kecil (toilet) masjid agar benar-benar steril dan nyaman.
Selain ASN Kanwil Kemenag Sulbar, kegiatan ini juga turut melibatkan jajaran Kemenag Kabupaten, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, serta Madrasah Negeri dan Swasta se-Sulawesi Barat. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi contoh konkret bagi masyarakat tentang pentingnya merawat rumah ibadah.
Tujuan: Kenyamanan Jamaah dan Edukasi Masyarakat
Adnan Nota menjelaskan, tujuan utama dari Gebermas bukan hanya untuk membuat masjid terlihat bersih dan indah, tetapi juga untuk menggugah kesadaran masyarakat.
“Selain untuk kenyamanan para jamaah, kami juga ingin memotivasi masyarakat dan menggugah kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan, baik di dalam maupun di luar masjid,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi titik awal gerakan kolektif yang lebih luas. Ke depannya, Kemenag Sulbar berencana untuk mengajak Organisasi Masyarakat (Ormas) dan elemen masyarakat dalam setiap aksi Gebermas.
“Kami ingin ini menjadi gerakan bersama. Masjid adalah milik kita semua, sehingga perawatannya pun harus menjadi tanggung jawab bersama,” pungkas Adnan Nota.
Aksi bersih-bersih ini disambut antusias oleh para ASN dan pengurus masjid setempat. Mereka berharap kegiatan serupa rutin diadakan untuk menjaga kehigienisan tempat ibadah, terutama setelah digunakan untuk berbagai aktivitas keagamaan.
- Penulis: Beritawarga
- Editor: Tim Rerdaksi
- Sumber: Kanwil Kemenag Sulbar


