Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Petani Sawit Sulbar Terjepit, Harga Turun dan Antrean Pabrik Menjalar

Petani Sawit Sulbar Terjepit, Harga Turun dan Antrean Pabrik Menjalar

  • account_circle Baritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beritawarga_Mamuju Tengah,- Petani kelapa sawit di sejumlah wilayah Sulawesi Barat tengah menghadapi situasi sulit. Selain harga tandan buah segar (TBS) yang terus menurun, mereka juga harus mengantre hingga berhari-hari agar hasil panennya bisa diterima perusahaan.

Kondisi tersebut terjadi di beberapa daerah sentra sawit seperti Kabupaten Mamuju Tengah, Pasangkayu hingga Mamuju. Antrean panjang kendaraan pengangkut sawit bahkan terlihat setiap hari di area pabrik pengolahan.

Di Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, ratusan truk dan mobil pikap pengangkut sawit mengular menuju pabrik PT Mitra Andalan Sawit (MAS).

Petani mengaku harus menunggu hingga empat hari untuk bisa membongkar hasil panen mereka. Lamanya antrean membuat sebagian buah sawit mulai rusak dan membusuk sebelum dijual.

“Antrean sekarang bisa sampai empat hari baru masuk. Buah sawit ada yang mulai membusuk karena terlalu lama menunggu,” kata Hermansyah, salah seorang petani sawit di Mamuju Tengah, Sabtu (16/5/2026).

Di tengah kondisi tersebut, harga TBS juga kembali mengalami penurunan. Petani menyebut harga pembelian di PT MAS turun Rp100 per kilogram menjadi Rp2.480 per kilogram.

Menurut Hermansyah, persoalan itu dipicu meningkatnya produksi sawit di Sulawesi Barat yang tidak diimbangi penambahan kapasitas pabrik pengolahan.

Selain itu, banyaknya pasokan sawit dari luar daerah seperti Polewali Mandar, Pinrang hingga Maros turut memperparah antrean di pabrik.

“Buah sawit semakin banyak sementara pabrik tidak bertambah. Ada juga pabrik yang buka tutup sehingga antrean makin panjang,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan petani di Kabupaten Pasangkayu. Mereka mengaku harga pembelian TBS di PT Unggul Widya Teknologi Lestari kembali turun Rp60 per kilogram menjadi Rp2.690 per kilogram.
Informasi penurunan harga itu diumumkan perusahaan kepada petani plasma sejak Kamis, 14 Mei 2026.

Sementara itu, petani sawit di Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, mempertanyakan harga TBS yang ditetapkan pemerintah daerah karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Mereka menilai harga hasil rapat penetapan hanya berlaku di atas kertas, sedangkan harga yang diterima petani jauh lebih rendah saat penjualan di pabrik.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menetapkan harga TBS periode Mei 2026 dengan harga tertinggi mencapai Rp3.493,58 per kilogram untuk tanaman umur 10 hingga 20 tahun.

Namun, petani mengaku harga riil yang diterima di lapangan masih jauh di bawah ketetapan tersebut sehingga semakin menekan pendapatan mereka di tengah tingginya biaya produksi dan antrean panjang penjualan sawit.

  • Penulis: Baritawarga
  • Editor: Tim Rerdaksi
  • Sumber: Tim liputan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laka Maut di Tambayako, Ini Kronologinya…!

    Laka Maut di Tambayako, Ini Kronologinya…!

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di jalan RE Martadinata, kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar. Kamis,(16/04/2026) Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia karena mengalami luka cukup parah di bagian kepala. menurut warga yang berada di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi karena pemotor berupaya menyalip kendaraan tepat ditikungan dan menabrak mobil kijang tua dari arah berlawanan. “sepertinya […]

  • Nakes dan GMNI Sampaikan 3 Tuntutan Ke Pemda Mateng

    Nakes dan GMNI Sampaikan 3 Tuntutan Ke Pemda Mateng

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Beritwarga_Mamuju Tengah – Aksi unjuk rasa digelar tenaga kesehatan (nakes) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Mamuju Tengah di depan Kantor Bupati, Rabu (1/4/2026), berlangsung dengan penyampaian tiga tuntutan utama kepada Pemerintah Daerah. Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Gibran, menyampaikan tuntutan tersebut di lokasi demonstrasi yang berada di Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan […]

  • Peringati Harkitnas 2026, Kapolresta Mamuju Serukan Tingkatkan Semangat Pengabdian Demi Kemajuan Bangsa

    Peringati Harkitnas 2026, Kapolresta Mamuju Serukan Tingkatkan Semangat Pengabdian Demi Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Polresta Mamuju gelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di lapangan apel Mapolresta Mamuju, Rabu (20/5/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi serta diikuti para pejabat utama dan seluruh personel Polresta Mamuju. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan […]

  • Tahap Vaksinasi Usai, Jemaah Calon Haji Harap Perang di Timur Tengah Berakhir

    Tahap Vaksinasi Usai, Jemaah Calon Haji Harap Perang di Timur Tengah Berakhir

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Berita Warga
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju., Dinas kesehatan kabupaten Mamuju memberikan vaksin polio terhadap Jemaah calon haji Mamuju di gedung farmasi kabupaten Mamuju,.Selasa (01/04/2026) Pemberian vaksin polio merupakan pemberian terakhir sebagai syarat pemberangkatan yang dipersyaratkan pemerintah Arab Saudi dalam pelaksanaan haji tahun 2026. Sebelumnya Dinkes Mamuju juga telah memberikan vaksin miningitis, Flu, dan Covid 19 dan terakhir vaksin Polio. “Vaksin […]

  • Api Lahap Lahan dan Tumpukan Sampah di Kalukku, Damkar Mamuju Berjibaku 3 Jam

    Api Lahap Lahan dan Tumpukan Sampah di Kalukku, Damkar Mamuju Berjibaku 3 Jam

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 202
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU – Kebakaran lahan dan tumpukan sampah terjadi di wilayah Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (8/8/2026). Peristiwa tersebut dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran melalui sambungan telepon pada pukul 12.20 WITA. Laporan diterima dari anggota Koramil Kalukku yang berada di sekitar lokasi kejadian. Setelah menerima laporan, anggota Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju langsung melakukan persiapan […]

  • KILAT! Resmob & URC Tangkap Spesialis Rumah Kosong, Pengakuan Pelaku Bikin Tercengang!

    KILAT! Resmob & URC Tangkap Spesialis Rumah Kosong, Pengakuan Pelaku Bikin Tercengang!

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Bagaikan kilat di siang bolong, Unit V Resmob Satreskrim Polresta Mamuju bersama Unit Reaksi Cepat (URC) berhasil meringkus seorang spesialis pencuri yang sudah lama menjadi momok menakutkan warga. Pelaku diringkus di Jalan Poros Sampaga-Trailu, Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.20 Wita, tanpa perlawanan berarti. Dua Laporan, Satu Buronan Penangkapan dramatis ini […]

expand_less