Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Beranda » Demo Mahasiswa Cipayung Plus Sulbar di DPRD Sempat Ricuh, Coret Tiang Bangunan dengan Tulisan “DPR Mati”

Demo Mahasiswa Cipayung Plus Sulbar di DPRD Sempat Ricuh, Coret Tiang Bangunan dengan Tulisan “DPR Mati”

  • account_circle Baritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beritawarga_Mamuju,- Aksi demonstrasi yang digelar ratusan mahasiswa dari Aliansi Cipayung Plus Sulawesi Barat di depan Kantor DPRD Sulawesi Barat pada Selasa (23/6/2026) berlangsung ricuh.

Kericuhan terjadi ketika massa aksi berupaya mendekati gedung DPRD untuk menyampaikan tuntutan, yang memicu aksi saling dorong dengan aparat keamanan yang berjaga di lokasi.

Pengunjuk rasa nekat mencoret tiang bangunan DPRD Sulawesi Barat dengan cat semprot berwarna merah bertuliskan “DPR Mati”. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap lembaga dewan yang dinilai tidak responsif terhadap aspirasi rakyat.

Sempat Terjadi Ketegangan

Berdasarkan pantauan di lokasi, insiden saling dorong terjadi saat mahasiswa berusaha mendekati gedung DPRD untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

Aparat kepolisian dan Satpol PP yang melakukan pengamanan berusaha menghalau massa agar tetap berada di area yang telah ditentukan, namun upaya ini memicu ketegangan antara kedua belah pihak.

Situasi semakin memanas saat massa aksi menolak untuk dibubarkan dan memaksa masuk ke halaman gedung DPRD. Aparat kemudian membentuk barikade untuk mencegah massa memasuki area gedung dewan.

Di tengah situasi itu, sekelompok mahasiswa berhasil mendekati tiang bangunan dan melakukan aksi corat-coret sebagai bentuk protes simbolis.

Wakil Ketua DPRD Temui Massa, Mahasiswa Minta Ketua DPRD Turun

Di tengah ketegangan, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Munandar Wijaya, bersama beberapa anggota DPRD lainnya sempat menemui para pengunjuk rasa untuk berdialog dan mendengarkan aspirasi mahasiswa.

Namun, kehadiran Munandar Wijaya dan sejumlah anggota dewan itu tidak serta-merta meredakan aksi. Para mahasiswa dengan tegas menuntut agar Ketua DPRD Sulawesi Barat keluar dan menemui mereka secara langsung untuk berdialog.

Massa menilai bahwa tuntutan yang disampaikan bersifat mendesak dan membutuhkan respons dari pimpinan tertinggi DPRD.

“Kami tidak cukup hanya ditemui wakil ketua dan anggota. Ini masalah rakyat, masalah masa depan Sulbar. Yang berwenang mengambil kebijakan harus hadir di sini! Kami minta ketua DPRD turun menemui kami!” teriak salah seorang orator di hadapan massa.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah Ketua DPRD Sulawesi Barat akhirnya menemui massa aksi atau tidak.

Tuntutan Disampaikan di Tengah Ketegangan

Meski diwarnai insiden saling dorong dan tuntutan menemui pimpinan DPRD, massa aksi tetap menyampaikan sejumlah tuntutan, baik untuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Sulawesi Barat.

Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus di antaranya LMND, HMI, GMNI, PMII, KAMMI, GMKI, dan IMM menyuarakan keresahan masyarakat akibat kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat.

“Kami percaya bahwa demokrasi adalah jalan menuju kesejahteraan. Saat ini ada sinyal-sinyal mengkhawatirkan, perluasan kewenangan Polri, ruang gerak TNI yang melebar ke luar fungsi pertahanan, dan sentralisasi kekuasaan yang mengikis otonomi daerah,” tegas Koordinator Aksi, Bung Diky dari GMNI, di hadapan massa aksi.

Soroti Program MBG dan KDKMP

Mahasiswa menyoroti program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai berjalan tanpa transparansi yang memadai. Mereka juga mengkritik program Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang dianggap menghamburkan anggaran publik tanpa audit yang jelas.

Isu Lokal Sulbar: Tambang LTJ dan Stunting

Selain isu nasional, aksi di Mamuju juga mengangkat sejumlah persoalan lokal yang mendesak. Mahasiswa menolak rencana tambang Logam Tanah Jarang (LTJ) di Mamuju yang dinilai mengancam ruang hidup masyarakat yang bergantung pada laut dan pertanian.

“Tidak ada konsultasi yang layak dengan masyarakat. Tidak ada jaminan tidak akan ada pengusuran. Izin tambang ini bergerak lebih cepat dari keadilan,” jelas Bung Diky.

Mereka juga menyoroti tingginya angka stunting di Sulawesi Barat yang masih menempati posisi ke-2 tertinggi di Indonesia setelah Papua. Selain itu, lebih dari 35 ribu anak usia sekolah di Sulbar masih berada di luar bangku pendidikan.

“Luka-luka lokal ini sudah lama menganga dan terus dibiarkan. Nelayan masih bergulat dengan harga BBM yang mencukik. Petani masih terjepit di antara biaya produksi tinggi dan harga jual yang tidak menentu,” tambahnya.

Tuntutan Cipayung Plus Sulbar

Tuntutan Nasional:

· Menolak perluasan kewenangan Polri yang mengancam supremasi sipil
· Mengembalikan TNI ke barak dan fungsi pertahanan
· Mengevaluasi total tata kelola MBG
· Mengaudit program KDKMP
· Menurunkan harga BBM dan memulihkan stabilitas rupiah
· Mengesahkan RUU Perampasan Aset
· Menegakkan Pasal 33 UUD 1945 tentang pengelolaan SDA untuk kemakmuran rakyat

Tuntutan untuk Sulawesi Barat:

· Menolak tambang LTJ di Mamuju
· Menolak pembangunan batalion militer di Sulbar
· Memperkuat sektor pertanian dan kelautan
· Menuntaskan penanganan stunting dan anak putus sekolah
· Mengevaluasi UU HKPD yang berimplikasi pada PPPK yang dirumahkan
· Membebaskan tahanan politik di Majene

Mahasiswa Cipayung Plus Sulbar menyatakan akan terus mengawal tuntutan mereka dan memastikan api gerakan akan terus menyertai rakyat. aksi unjuk rasa berlangsung hingga malam hari di gedung DPRD Sulbar.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis RH Ditangkap, Diduga Tipu Pengusaha Tambang Rp35 Juta dengan Mencatut Nama Polresta Mamuju

    Aktivis RH Ditangkap, Diduga Tipu Pengusaha Tambang Rp35 Juta dengan Mencatut Nama Polresta Mamuju

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Polresta Mamuju menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus dugaan penipuan yang dilakukan seorang pria berinisial RH, yang diketahui merupakan aktivis dan masih kerap terlibat dalam berbagai aksi unjuk rasa di Mamuju. Kamis (11/6/2026) RH ditangkap setelah sempat diburu aparat kepolisian atas dugaan menipu seorang pengusaha tambang dengan mencatut nama Polresta Mamuju. Pelaku diduga menjanjikan […]

  • Satlantas Polresta Mamuju Salurkan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

    Satlantas Polresta Mamuju Salurkan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mamuju menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Mamuju, Selasa (23/6). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan. Melalui pembagian paket sembako tersebut, Satlantas Polresta Mamuju […]

  • Polresta Mamuju Juara I Cipta Lagu Mars Polda Sulbar

    Polresta Mamuju Juara I Cipta Lagu Mars Polda Sulbar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 306
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU, – Polresta Mamuju kembali menorehkan prestasi membanggakan pada momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Institusi tersebut berhasil meraih Juara I Lomba Cipta Lagu Mars Polda Sulawesi Barat, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dedikasi personelnya dalam mengembangkan budaya organisasi melalui karya seni. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat dan dituangkan […]

  • Israel Gempur Lebanon, AS Berdalih Tak Masuk Kesepakatan

    Israel Gempur Lebanon, AS Berdalih Tak Masuk Kesepakatan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Beritawarga_Timur tengah,- Satu hari setelah gencatan senjata antara AS dengan Iran, Israel menggempur Lebanon yang menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan mengalami luka-luka. Israel beranggapan bahwa Lebanon tidak masuk dalam isi proposal Iran yang disetujui oleh Presiden Donal Trump. namun, pada faktanya salah satu proposal Iran justru menyerukan Penghentian perang diseluruh front, termasuk perlawanan Islam […]

  • Fahrul, Bocah SD Penjaga Tradisi Sayyang Pattu’du

    Fahrul, Bocah SD Penjaga Tradisi Sayyang Pattu’du

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Berita Warga
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Fahrul, bocah kelas 4 SDN 01 Rappogading, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar menjadi perhatian warga karena kepiawaiannya melatih kuda pattu’du milik keluarganya. Di usia yang masih belia, Fahrul sudah sangat akrab dengan dunia kuda dan kerap membantu ayahnya mengangkut gabah menggunakan kuda. Kecintaan Fahrul terhadap kuda tumbuh sejak kecil. Hampir setiap […]

  • Gubernur Sulbar Dukung Hidayat Faturrahman Tampil di World Junior Tourism Ambassador 2026 Vietnam

    Gubernur Sulbar Dukung Hidayat Faturrahman Tampil di World Junior Tourism Ambassador 2026 Vietnam

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Berita warga_Mamuju,-Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyatakan dukungan penuh kepada Hidayat Faturrahman, Putra Kebudayaan Cilik Indonesia Tahun 2025, untuk mengikuti ajang internasional World Junior Tourism Ambassador 2026 di Vietnam. Senin (25/05/2026) Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulbar difasilitasi oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga Pariwisata Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah […]

expand_less