Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » PT Perminas Siapkan Lebih dari 30 Titik Eksplorasi LTJ di Botteng, Libatkan Tenaga Lokal

PT Perminas Siapkan Lebih dari 30 Titik Eksplorasi LTJ di Botteng, Libatkan Tenaga Lokal

  • account_circle Beritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERITAWARGA_MAMUJU,- PT Perminas menghadiri undangan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng dalam agenda penyampaian orasi ilmiah dan dialog terkait rencana eksplorasi tambang Logam Tanah Jarang (LTJ) di wilayah Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (5/9/2026).

Usai pertemuan PT Perminas menyampaikan rencana penambahan titik pengeboran baru di wilayah Botteng sebagai bagian dari tahapan persiapan pengembangan tambang Logam Tanah Jarang (LTJ).

Direktur Technology and Business Development PT Perminas, La Ode Tarfin Jaya, mengatakan pada tahap pertama pihaknya merencanakan pengeboran di lebih dari 30 titik di wilayah Botteng. Kegiatan pengeboran tersebut ditargetkan berlangsung hingga tahun 2027.

“Pada tahap pertama, pengeboran akan dilakukan di atas 30 titik hingga tahun 2027. Sebanyak mungkin tenaga lokal akan kita libatkan, karena ini adalah tambang kita semua. Tenaga lokal kita utamakan untuk bekerja dan kami berharap proses ini dapat segera selesai,” ujar La Ode Tarfin Jaya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut. PT Perminas berharap keberadaan kegiatan eksplorasi hingga nantinya masuk pada tahapan pengembangan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah kegiatan.

La Ode Tarfin Jaya juga mengapresiasi Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng yang telah mengundang pihak PT Perminas untuk hadir dan menyampaikan penjelasan dalam forum orasi ilmiah serta dialog terbuka.

Ia menyebut, berbagai masukan dan saran yang disampaikan mahasiswa, dosen, maupun masyarakat dalam forum tersebut telah dicatat oleh pihak perusahaan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan selanjutnya.

“Saya memohon maaf ketika saya disodorkan berita acara, kami belum bisa menerima karena agenda hari ini adalah orasi ilmiah dan dialog. Itu sudah kami tempuh. Alhamdulillah, saran-saran dari mahasiswa, dosen, serta masyarakat sudah kami catat dan semaksimal mungkin akan kami lakukan,” ujarnya.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pihak perusahaan dengan pemuda, mahasiswa, akademisi, dan masyarakat untuk membahas rencana eksplorasi LTJ, termasuk tahapan pengeboran serta keterlibatan tenaga kerja lokal di wilayah Botteng.

PT Perminas berharap komunikasi dan dialog dengan masyarakat dapat terus dilakukan selama proses eksplorasi berlangsung sehingga berbagai masukan dari masyarakat dapat menjadi bagian dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Sementara itu, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng tegas menolak Tambang LTJ di Mamuju, karena akan merenggut ruang hidup dan ada budaya di distrik botteng serta matapencaharian warga disana.

Aliansi mengancam akan membawa ke jalur hukum jika permintaan PT. PERMINAS tidak transparan dalam melakukan aktivitas eksplorasi.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less