Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng Tolak Eksplorasi LTJ, PT Perminas Tetap Buka Ruang Dialog

Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng Tolak Eksplorasi LTJ, PT Perminas Tetap Buka Ruang Dialog

  • account_circle Beritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERITAWARGA_MAMUJU – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng menggelar pertemuan bersama PT Perminas di salah satu aula perguruan tinggi di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (5/9/2026).

Pertemuan tersebut digelar untuk menyampaikan orasi ilmiah sekaligus berdiskusi mengenai rencana eksplorasi tambang logam tanah jarang (LTJ) di wilayah Takandeang dan Botteng.
Diskusi berlangsung alot dan belum menghasilkan kesepahaman antara kedua pihak.

Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng menyampaikan sejumlah tuntutan yang dituangkan dalam berita acara kesimpulan pertemuan, sementara PT Perminas menyatakan keinginannya agar kegiatan eksplorasi tetap dilanjutkan dengan mengedepankan ruang dialog untuk menampung aspirasi masyarakat.

Direktur of Technology and Business Development PT Perminas, La Ode Tarfin Jaya, mengatakan pihaknya tidak dapat menerima berita acara yang disodorkan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng lantaran substansinya memuat penolakan terhadap kegiatan eksplorasi.

Menurut La Ode, PT Perminas telah memenuhi undangan aliansi untuk menyampaikan orasi ilmiah sekaligus berdialog secara terbuka mengenai tahapan dan kegiatan eksplorasi LTJ yang dilakukan perusahaan.

“Kami tidak bisa menerima berita acara dari aliansi sebab substansinya menolak, sementara kami mencari ruang untuk berdiskusi, mencari titik temu serta menerima saran dari masyarakat. Kami juga telah memenuhi undangan dan menyampaikan tahapan eksplorasi secara komprehensif,” ujar La Ode.

La Ode menegaskan, kegiatan yang dilakukan PT Perminas saat ini masih berada pada tahap eksplorasi dan belum memasuki tahap eksploitasi. Karena itu, menurutnya, informasi yang disampaikan dalam forum harus dibedakan antara kegiatan eksplorasi dan eksploitasi agar tidak terjadi kekeliruan pemahaman.

“Kami menyampaikan sesuai dengan tahapan eksplorasi saja, karena saat ini belum sampai pada tahap eksploitasi. Khawatirnya ada sesuatu yang kurang pas dalam pemahaman, sehingga kami menyampaikan sesuai dengan apa yang sedang kami lakukan,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng, Busman Rasyid, menegaskan bahwa pihaknya tetap berada pada garis perjuangan untuk menolak rencana tambang LTJ.

Busman menyebut, sikap tersebut diambil karena sejumlah data dan informasi yang mereka harapkan dalam pertemuan belum diperoleh secara lengkap. Selain itu, berita acara yang berisi kesimpulan pertemuan juga tidak diterima oleh pihak PT Perminas.

“Kami tetap dalam poros perjuangan menolak rencana LTJ sebab data yang kami inginkan tidak didapatkan. Bahkan, berita acara kesimpulan pertemuan tadi yang kami serahkan juga tidak diterima oleh PT Perminas,” terang Busman.

Ia menambahkan, berita acara yang disodorkan aliansi memuat sejumlah poin yang berkaitan dengan perlindungan masyarakat dan ruang hidup warga. Di antaranya perlindungan terhadap adat istiadat serta ruang kehidupan masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, sumber air, dan sumber penghidupan lainnya.

Busman juga menilai sosialisasi yang dilakukan PT Perminas belum cukup transparan sehingga masih menyisakan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat.

“Sesungguhnya masyarakat Distrik Botteng, tokoh pemuda, tokoh adat, dan di sini ada putra mahkota Tomakaka Botteng yang berada di kelompok kami. Ada raja yang kami junjung, itu bersama kami juga menyatakan sikap penolakan,” tegas Busman.

Pertemuan tersebut pun berakhir tanpa adanya kesepakatan bersama. Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Botteng menyatakan akan melanjutkan perjuangan penolakan terhadap rencana eksplorasi LTJ, sementara PT Perminas tetap membuka ruang dialog dan menyatakan kegiatan eksplorasi akan dilanjutkan dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

  • Penulis: Beritawarga
  • Editor: Tim Rerdaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta dan Polsek Jajaran Terbar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H

    Polresta dan Polsek Jajaran Terbar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Di tengah gema takbir yang berkumandang dan suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang penuh makna, keluarga besar Polresta Mamuju bersama jajaran Polsek menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui penyembelihan dan pembagian hewan kurban. Nuansa hangat, khidmat, dan penuh kebersamaan begitu terasa di lingkungan Mapolresta Mamuju. Momen Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah […]

  • Anggota DPR RI Agus Ambo Djiwa, Cek Kualitas Beras Perum Bulog Mamuju

    Anggota DPR RI Agus Ambo Djiwa, Cek Kualitas Beras Perum Bulog Mamuju

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju – Anggota Komisi IV DPR RI Agus Ambo Djiwa melakukan kunjungan kerja ke Perum Bulog Cabang Mamuju, di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Senin (27/04/2026). Kedatangan mantan Bupati Pasangkayu dua periode itu disambut hangat jajaran Bulog setempat. Dalam kunjungan tersebut, Agus Ambo Djiwa didampingi staf khususnya meninjau langsung kondisi gudang […]

  • Warga Pamulukang Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya

    Warga Pamulukang Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 467
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU – Warga Desa Pamulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, bergotong royong memperbaiki jalan desa yang rusak parah karena belum mendapat perbaikan menyeluruh. Perbaikan dilakukan secara swadaya melalui sumbangan warga dan bantuan sejumlah pengusaha lokal. Dana digunakan untuk membeli semen, pasir, dan batu guna mengecor ruas jalan yang paling rusak. Tokoh masyarakat Desa Pamulukang, Abdul Fattah, […]

  • Dari Meriah ke Bersih: Stadion Manakarra Kembali Kinclong Hitungan Jam Usai Hari Bhayangkara

    Dari Meriah ke Bersih: Stadion Manakarra Kembali Kinclong Hitungan Jam Usai Hari Bhayangkara

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 237
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_Mamuju,- Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Sulawesi Barat di Stadion Manakarra pada Kamis (2/7/2026) berlangsung dengan penuh kegembiraan dan sukses. Acara hiburan rakyat ini sukses menyedot perhatian sekitar 8.000 masyarakat dari berbagai kalangan. Kemeriahan acara berjalan aman dan kondusif berkat pengamanan ketat dari aparat gabungan yang diterjunkan Polresta Mamuju. Namun, euforia ribuan […]

  • DLHK Sulbar Dorong Penguatan Kapasitas Kelompok Perhutanan Sosial Dalam Mengelola Konflik Lahan

    DLHK Sulbar Dorong Penguatan Kapasitas Kelompok Perhutanan Sosial Dalam Mengelola Konflik Lahan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,-DLHK Sulbar Perkuat Kelompok Perhutanan Sosial Hadapi Konflik Lahan dan Tingkatkan Daya Saing Produk, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong penguatan kapasitas kelompok perhutanan sosial dalam menghadapi konflik lahan sekaligus meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha berbasis hutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Assessment Konflik dan Manajemen Konflik Lahan bagi Kelompok […]

  • Angin Kencang Rusak 7 Rumah di Mamuju

    Angin Kencang Rusak 7 Rumah di Mamuju

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 330
    • 0Komentar

    (BERITAWARGA_MAMUJU,- Sejumlah rumah warga dan pohon tumbang terdampak angin kencang disertai hujan lebat yang melanda wilayah dalam Kota Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (28/09/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju, sedikitnya tujuh rumah warga terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut. Ketujuh rumah yang terdampak berada di wilayah pesisir […]

expand_less