Anak Asuh Bupati Mamuju Keluar Dari Status Stunting
- account_circle Beritawarga
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERITAWARGA_MAMUJU,- Program Taki Asuh Stunting yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Mamuju dinilai mulai menunjukkan hasil. Sejumlah anak yang sebelumnya mengalami kekurangan gizi dan hambatan pertumbuhan kini menunjukkan perkembangan positif setelah mendapatkan intervensi dari orang tua asuh.
Bupati Mamuju, Doktor Sitti Sutinah Suhardi, mengunjungi langsung anak asuh stunting di Desa Salletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Rabu (06/10/2026)
Di Desa Salletto, Sutinah mengasuh tujuh anak stunting yang seluruhnya berusia di bawah dua tahun.
Dari tujuh anak tersebut, satu anak telah dinyatakan keluar dari status stunting setelah mendapatkan intervensi berupa makanan tambahan, susu, telur dan berbagai makanan bergizi lainnya.
Sementara enam anak lainnya juga menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan peningkatan berat badan dan tinggi badan.
Meski demikian, terdapat satu anak yang mengalami penurunan berat badan setelah sebelumnya sakit demam dan flu. Intervensi terhadap anak tersebut tetap akan dilanjutkan hingga kondisi pertumbuhannya kembali membaik dan keluar dari status stunting.
Dalam kunjungannya, Sutinah juga memberikan mainan kepada anak-anak asuhnya. Pemberian tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap kondisi anak agar tidak hanya mendapatkan asupan gizi, tetapi juga tumbuh dalam suasana yang menyenangkan dan bahagia.
Sutinah mengatakan saat ini dirinya mengasuh sebanyak 15 anak stunting. Dalam dua hari berturut-turut, ia mengunjungi anak-anak asuhnya yang tersebar di Kelurahan Bebanga dan Desa Salletto.
Dari total anak yang diasuh tersebut, dua di antaranya telah keluar dari status stunting.
Menurut Sutinah, intervensi terhadap anak asuh akan terus dilakukan. Bahkan, pada bulan berikutnya dirinya berencana kembali mengambil dua anak untuk mendapatkan intervensi melalui program Taki Asuh Stunting.
Ia menilai program tersebut berjalan baik dalam membantu pemerintah daerah menangani persoalan stunting di Kabupaten Mamuju.
Sutinah menegaskan, anak-anak yang telah keluar dari status stunting bukan semata-mata karena faktor usia, melainkan juga karena adanya intervensi melalui program Taki Asuh Stunting yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Anak-anak yang keluar dari stunting ini bukan karena faktor usia, tetapi karena intervensi yang kita lakukan melalui program Taki Asuh Stunting,” kata Sutinah.
Program Taki Asuh Stunting merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Mamuju dengan melibatkan aparatur pemerintah sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting.
Intervensi dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan gizi dan pemantauan perkembangan anak secara berkala.
Program tersebut diharapkan dapat terus menekan angka stunting sekaligus memastikan anak-anak yang mengalami masalah pertumbuhan mendapatkan pendampingan dan asupan gizi yang memadai.
- Penulis: Beritawarga
- Editor: Tim Rerdaksi
- Sumber: Bupati Mamuju


