Brimob Tandu Warga Sakit Dari Lokasi Bencana Banjir dan Longsor di Polman
- account_circle Baritawarga
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Beritawarga_Polewali Mandar — Personel Kompi IV Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Barat mengevakuasi seorang emak-emak bernama Fatma (47), warga Desa Rangoang, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar, yang sakit parah pasca bencana banjir dan longsor. Rabu (20/05/2026)
Evakuasi dilakukan dengan penuh perjuangan. Fatma ditandu menggunakan dua helai sarung oleh personel Brimob bersama warga sejauh kurang lebih 7 kilometer menuju Puskesmas Matangnga.
Medan yang dilalui cukup berat. Jalanan mendaki, licin, berlumpur, serta dipenuhi material longsor membuat proses evakuasi berlangsung dramatis dan menguras tenaga.
Wadanki Kompi IV Yon A Pelopor Sat Brimob Polda Sulbar, Rasmadi mengatakan, evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga terkait kondisi Fatma yang memprihatinkan akibat dampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel kami langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi korban agar segera mendapatkan penanganan medis,” ujar IPDA Rasmadi.
Menurutnya, akses jalan menuju desa masih sulit dilalui kendaraan akibat kerusakan pasca bencana. Karena itu, personel terpaksa menandu korban secara manual melewati jalur pegunungan.
Aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran personel Brimob dinilai sangat membantu masyarakat yang terdampak bencana dan kesulitan memperoleh akses layanan kesehatan.
Saat ini Fatma telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Matangnga.
- Penulis: Baritawarga
- Editor: Tim Rerdaksi
- Sumber: Tim liputan


