Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Mamuju: Kampanye Stop Perkawinan Usia Anak Jadi Sorotan
- account_circle Beritawarga
- print Cetak

oplus_2
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERITAWARGA_MAMUJU, – Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026 dengan mengusung kampanye “Stop Perkawinan Usia Anak”. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Mamuju ini mengangkat tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”.
Acara yang digelar pada Senin (3/8/2026) tersebut dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mamuju serta perwakilan instansi vertikal di Kabupaten Mamuju. Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung perlindungan hak-hak anak.
Ketua panitia sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Mamuju, Masita Syam, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tahun ini difokuskan pada upaya preventif terhadap berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan yang masih kerap dialami anak-anak.
“Melalui peringatan ini, kami mengajak anak-anak untuk membuat konten tentang stop kekerasan anak, bullying, dan pelecehan terhadap anak sebagai bentuk kampanye terhadap diskriminasi,” ujar Masita Syam saat ditemui di sela-sela acara.
Ragam Kegiatan Meriahkan Peringatan
Peringatan Hari Anak Nasional di Mamuju dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif anak-anak. Pertunjukan seni menjadi salah satu atraksi utama, di mana para pelajar dari berbagai sekolah di Mamuju menampilkan tarian kreasi yang memukau para hadirin.
Tak hanya seni modern, anak-anak juga memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui permainan tradisional. Berbagai permainan seperti bermain karet, kelereng, dan permainan tradisional lainnya turut meramaikan acara, menciptakan suasana ceria dan nostalgia bagi para orang tua yang hadir.
Untuk tingkat pendidikan lebih dini, lomba mewarnai bagi anak-anak taman kanak-kanak juga diselenggarakan dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan orang tua.
Gerakan Pangan Murah Dukung Kesejahteraan Keluarga
Dalam rangka mendukung kesejahteraan keluarga, Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perdagangan turut menggelar Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi anak.
Bantuan untuk Anak Kurang Mampu
Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan anak, Pemkab Mamuju juga menyalurkan bantuan kepada puluhan anak sekolah dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Mamuju. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026 di Mamuju berlangsung dengan khidmat dan meriah, mencerminkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan anak-anak dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari diskriminasi bagi generasi penerus bangsa.
- Penulis: Beritawarga
- Editor: Tim Rerdaksi
- Sumber: Pemkab mamuju


