Evakuasi Ular, Tangan dan Kaki Komandan Damkar Terlilit
- account_circle Beritawarga
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERITAWARGA_MAMUJU,- Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Mamuju mengevakuasi seekor ular yang masuk ke rumah warga di wilayah Padang Baka, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Evakuasi tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan dari seorang warga bernama Cuang pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 23.31 WITA.
Mendapat laporan tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 23.32 WITA dengan mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran bersama personel rescue. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.49 WITA.
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Mamuju, Randy Noretadi, SH, mengatakan, setibanya di lokasi, personel langsung berkoordinasi dengan pemilik rumah untuk memastikan posisi ular.
“Setelah kami tiba, tim langsung berkoordinasi dengan pemilik rumah. Ular ditemukan berada di area dapur dan kemudian berpindah ke bagian atas bangunan rumah,” ujar Randy.
Menurut Randy, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Petugas sempat menghadapi perlawanan dari ular tersebut yang bahkan sempat melilit tangan dan kaki personel saat proses evakuasi.
“Evakuasi membutuhkan waktu karena ular sempat melakukan perlawanan dan sempat melilit tangan serta kaki saya. Namun, alhamdulillah ular berhasil dievakuasi dengan aman,” jelasnya.
Randy menambahkan, salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah kondisi lokasi yang cukup sempit. Posisi ular berada di bagian belakang dapur dengan kondisi tanah yang sedikit menurun karena berada di area perbukitan.
“Lokasinya cukup sempit dan berada di belakang dapur, ditambah kondisi medan yang sedikit menurun dari bukit. Hal itu menjadi tantangan bagi anggota saat melakukan evakuasi,” katanya.
Penanganan selesai sekitar pukul 00.33 WITA. Dalam proses evakuasi tersebut, tim menggunakan satu unit armada Damkar dan satu stik ular, dengan turut mendapat bantuan dari masyarakat setempat.
Randy mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi petugas apabila menemukan keberadaan ular atau hewan lain yang berpotensi membahayakan, khususnya jika berada di lingkungan rumah.
“Jangan mengambil risiko dengan menangani sendiri jika ular berpotensi membahayakan. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani deng
an aman,” pungkasnya.
- Penulis: Beritawarga
- Editor: Tim Rerdaksi
- Sumber: Damkar Mamuju


