Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Beranda » Bupati Mamuju Apresiasi Hidayat Faturrahman, Sekomandi Makin Mendunia

Bupati Mamuju Apresiasi Hidayat Faturrahman, Sekomandi Makin Mendunia

  • account_circle Beritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERITAWARGA_MAMUJU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra daerah Sulawesi Barat. Hidayat Faturrahman, seorang pelajar kelas 2 SMPIT Islamic School Buah Hati Mamuju, menepati janjinya bertemu dengan Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, setelah sukses memborong empat penghargaan sekaligus pada ajang Grand Final World Junior Tourism Ambassador 2026 di Vietnam beberapa pekan lalu. Rabu(19/08/2026)

Sebelum bertolak ke Vietnam, Hidayat sempat bertemu dengan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi dan berjanji akan menampilkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang gelar juara di ajang bergengsi tersebut. Kini, janji itu ia tepati dengan gemilang setelah berhasil keluar sebagai pemenang utama.

Meski usianya masih sangat muda, Hidayat mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Pertemuan hangat tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Mamuju, didampingi Wakil Bupati Mamuju Yuki Permana serta orang tua Hidayat, Hajjah Nirwati Yusuf.

Dalam ajang bergengsi yang digelar di Vietnam itu, siswa SMPIT Islamic School Buah Hati ini berhasil membawa pulang gelar Grand Winner, Best Social Media, 1st Runner Up Best Tourism Video Award, dan Hope Star Award.

Bupati Sitti Sutinah Suhardi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Hidayat. Ia menilai keberhasilan pelajar SMP tersebut tidak hanya membanggakan Kabupaten Mamuju, tetapi juga menjadi promosi efektif bagi budaya dan pariwisata daerah di kancah internasional.

“Terima kasih Hidayat karena telah membawa kain Sekomandi ke tingkat internasional. Sekomandi merupakan kain tradisional asal Kalumpang, Mamuju, yang memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Kami sangat bangga melihat siswa sekecil ini sudah mampu berprestasi di dunia internasional dan menepati janjinya untuk mengharumkan nama daerah. Saya berharap ke depan, kain Sekomandi ini semakin dikenal luas. Apabila dikreasikan menjadi berbagai produk kerajinan, kain ini dapat memberikan nilai tambah yang signifikan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi industri kreatif kita,” ujar Bupati dengan penuh haru.

Selama kompetisi, Hidayat konsisten mempromosikan kekayaan budaya Sulawesi Barat. Pada sesi National Costume, ia mengenakan kain sutra Mandar biru bertema Blue Ocean Sailors yang melambangkan masyarakat Mandar sebagai pelaut tangguh. Sementara pada kompetisi High Fashion with Local Brand, ia memadukan setelan jas dengan Wastra Sekomandi, kain tradisional khas Kalumpang.

Tak hanya busana, Hidayat yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama ini juga membawakan Tari I Calo Ammana I Wewang yang menceritakan perjuangan pahlawan Mandar melawan penjajahan Belanda pada sesi Talent Show.

Prestasi ini dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendorong penguatan SDM, pelestarian budaya, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Kepala Dispoparekraf Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menyatakan bahwa ajang seperti World Junior Tourism Ambassador bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ruang diplomasi budaya.

Ketika Hidayat memperkenalkan Wastra Sekomandi, sutra Mandar, hingga tarian I Calo Ammana I Wewang, sesungguhnya ia sedang memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Sulawesi Barat kepada masyarakat dunia.

Keberhasilan Hidayat di Vietnam diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya pelajar di Sulawesi Barat, untuk terus mencintai budaya daerah dan berani tampil di panggung nasional maupun internasional meskipun masih berusia dini.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less