Orang Tua Bahagia Anaknya Keluar Dari Status Stunting
- account_circle Beritawarga
- print Cetak

oplus_1026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERITAWARGA_MAMUJU,- Program Taki Asuh Stunting yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Mamuju mulai menunjukkan hasil. Dua anak asuh Bupati Mamuju, Doktor Sitti Sutinah Suhardi, dilaporkan telah keluar dari status stunting setelah mendapatkan intervensi secara berkelanjutan.
Salah satu anak tersebut berasal dari Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, dan Satu anak dari Desa Salletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Orang tua anak Elviana mengaku senang melihat perkembangan kondisi anaknya setelah mendapatkan perhatian dan intervensi melalui program orang tua asuh stunting.
Sebelumnya, kondisi anaknya cenderung kurus dengan pertumbuhan tinggi badan yang belum sesuai. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut yakni anak yang cenderung sulit makan.
Namun, setelah mendapatkan intervensi berupa pemberian vitamin, makanan tambahan, susu, telur, serta asupan bergizi lainnya, berat badan dan tinggi badan anak tersebut mulai mengalami peningkatan.
Perkembangan itu kemudian membuat kondisi anak berangsur membaik hingga dinyatakan keluar dari status stunting.
Elviana pun menyampaikan terima kasih kepada Bupati Mamuju yang telah menjadi orang tua asuh dan memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anaknya.
“Kami sangat senang karena kondisi anak sudah semakin baik. Berat dan tinggi badannya juga sudah bertambah, saya juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati Mamuju,” ungkap orang tua anak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Dokter Sita Harit Ibrahim, mengatakan perubahan pola asuh di tengah masyarakat mulai menunjukkan perkembangan positif.
Menurutnya, masyarakat mulai memahami pentingnya pola asuh yang baik untuk mencegah anak mengalami stunting. Salah satunya dengan memperhatikan pola makan secara teratur dan memastikan kebutuhan asupan gizi anak terpenuhi.
“Pola asuh masyarakat sudah mulai membaik. Mereka sudah memahami bagaimana pola asuh anak yang baik agar tidak mengalami stunting, termasuk memperhatikan pola makan yang teratur dan pemberian asupan gizi yang cukup,” kata Sita.
Ia juga menyambut baik keberhasilan dua anak asuh Bupati Mamuju yang telah keluar dari status stunting.
Sita berharap keberhasilan tersebut dapat diikuti oleh anak-anak asuh lainnya yang saat ini masih mendapatkan intervensi dari para kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju.
Program Taki Asuh Stunting sendiri dilakukan dengan melibatkan aparatur pemerintah sebagai orang tua asuh bagi anak yang mengalami stunting maupun berisiko stunting.
Melalui intervensi tersebut, pemerintah tidak hanya memberikan tambahan asupan gizi, tetapi juga mendorong peningkatan perhatian terhadap pola asuh dan tumbuh kembang anak di tingkat keluarga.
Pemerintah Kabupaten Mamuju berharap program tersebut dapat terus berjalan sehingga semakin banyak anak yang mengalami stunting maupun berisiko stunting dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
- Penulis: Beritawarga
- Editor: Tim Rerdaksi
- Sumber: elviana dan kadis kesehatan


