Hidayat Faturrahman Juara Dunia, Pulang ke Mamuju Hanya Disambut Keluarga
- account_circle Beritawarga
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERITAWARGA – Putra terbaik Sulawesi Barat, yang juga Siswa SMPIT Buah Hati Islamic School Mamuju, Hidayat Faturrahman, dipercaya menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam ajang World Junior Tourism Ambassador 2026 yang digelar di Vietnam.
Kompetisi bergengsi tingkat internasional ini mempertemukan duta wisata junior dari berbagai negara untuk mempromosikan budaya, pariwisata, serta mempererat persahabatan antarbangsa.
Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak delapan negara ambil bagian, yakni Indonesia, Vietnam, Malaysia, Filipina, India, Nepal, Laos, dan Afrika Selatan. Indonesia mengirimkan tiga orang delegasi yang akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan kompetisi selama enam hari.
Selama berada di Vietnam, para peserta akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari kompetisi presentasi budaya dan pariwisata, Traditional & National Costume Competition, Photoshoot Competition, Speech Competition, hingga kunjungan ke sejumlah destinasi wisata dan situs budaya sebagai bagian dari program promosi pariwisata dan pertukaran budaya.
Puncak kegiatan berlangsung pada Grand Final yang digelar di Dalat Opera House, Vietnam.
Para finalis menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri untuk memperebutkan gelar World Junior Tourism Ambassador 2026.
Dalam malam grand final, Hidayat Faturrahman menampilkan busana yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia, khususnya Sulawesi Barat.
Pada sesi National Costume Competition, Hidayat mengenakan kostum bertema “Blue Ocean Sailors” yang memadukan kain sutra Mandar berwarna biru sebagai simbol kejayaan pelaut Samudra Biru. Kostum tersebut merupakan karya desainer Achmad Dg Matassa asal Mamuju.
Sementara pada High Fashion with Local Brand Competition, Hidayat mengenakan setelan jas yang dipadukan dengan kain khas Kalumpang, Sekomandi, hasil rancangan desainer Sosa Sofyan Sandi dari Yogyakarta.
Adapun pada Formal Wear Competition, ia tampil dengan jas hitam glamor yang juga merupakan karya Sosa Sofyan Sandi.
Keikutsertaan Hidayat Faturrahman di ajang internasional ini mampu memperkenalkan budaya dan potensi pariwisata Indonesia, khususnya Sulawesi Barat, kepada dunia sekaligus mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
Euforia kemenangan di ajang World Junior Tourism Ambassador 2026 di Vietnam memang telah usai. Namun, kebanggaan itu masih terasa saat Hidayat Faturrahman akhirnya kembali menginjakkan kaki di kampung halamannya, Mamuju, Sulbar.
Setibanya di Bandara Tampa Padang, Hidayat disambut hangat oleh keluarga besarnya. Tidak ada prosesi penyambutan meriah layaknya para atlet atau peraih prestasi lainnya. Meski demikian, kehangatan keluarga menjadi sambutan paling istimewa bagi sang juara. Kamis, (06/08/2026)
Turun dari pesawat, Hidayat tampak mengenakan mahkota kebanggaannya, simbol keberhasilannya meraih gelar juara di tingkat internasional. Senyum bahagia terpancar dari wajahnya saat bertemu keluarga yang telah lama menanti kepulangannya.
Suasana haru pun tak terbendung ketika sang ayah memeluk erat putranya. Momen itu menjadi pelepas rindu setelah perjuangan panjang Hidayat di Vietnam. Di sampingnya, sang ibu yang setia mendampingi selama mengikuti kompetisi turut larut dalam kebahagiaan atas keberhasilan sang anak.
Hidayat mengaku sangat bersyukur dan bangga bisa kembali ke tanah kelahirannya dengan membawa prestasi untuk Indonesia, khususnya Sulawesi Barat. Menurutnya, ajang tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Sulawesi Barat kepada dunia.
“Saya sangat bangga karena saya bisa juara dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia, khususnya Sulawesi Barat, dengan menampilkan budaya dan kearifan lokal Sulbar ke mancanegara di ajang tersebut,” ujar Hidayat Faturrahman.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang selalu memberikan dukungan penuh, Pemerintah Daerah, Islamic School Buah Hati tempat ia menempuh pendidikan, para pelatih, serta keluarga besar yang terus memberikan doa dan semangat hingga mampu tampil maksimal di Vietnam.
“Alhamdulillah saya mendapatkan Grand Winner, Best Social Media, 1st Runner Up Best Tourism Video Award, dan Hop Star Award,” pungkasnya.
Sementara itu, sang ibu, Hajjah Nirwati Yusuf, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat mengenang penampilan Hidayat di panggung internasional. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku bangga melihat putranya berhasil membawa nama Sulawesi Barat hingga meraih kemenangan.
“Saya sangat bangga saat ananda Hidayat tampil di ajang World Junior Tourism Ambassador 2026 dengan membawa budaya Sulbar, bahkan berhasil menjadi pemenang di semua kategori yang diperlombakan,” ungkap Nirwati.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk Pemerintah Daerah, para guru, pelatih, keluarga, dan masyarakat yang terus mendoakan Hidayat selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, Hidayat telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh sejak jauh hari. Semangat dan kerja keras itulah yang akhirnya mengantarkannya meraih prestasi membanggakan di tingkat internasional.
“Selama tampil di ajang World Junior Tourism Ambassador 2026, Hidayat telah mempersiapkan diri dengan matang dan sangat bersemangat mengikuti ajang tersebut dengan tujuan tampil terbaik dan menjadi juara,” ujar Hj. Nirwati.
Ia berharap keberhasilan yang diraih putranya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Barat untuk terus berprestasi, berani bermimpi, dan mengharumkan nama daerah serta Indonesia di kancah internasional.
- Penulis: Beritawarga
- Editor: Tim Rerdaksi
- Sumber: Hidayat Faturrahman


