Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Breaking News » Gerebek Tambang Emas Ilegal Bonehau, 8 Pelaku dan Ekskavator Diamankan

Gerebek Tambang Emas Ilegal Bonehau, 8 Pelaku dan Ekskavator Diamankan

  • account_circle Baritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beritawarga_Mamuju, – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya digerebek aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju. Dalam operasi dini hari tersebut, polisi mengamankan delapan orang pelaku beserta satu unit alat berat jenis ekskavator yang digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 01.30 WITA setelah Satreskrim Polresta Mamuju menerima laporan masyarakat terkait aktivitas tambang liar di kawasan sempadan sungai dan area hutan Bonehau yang diduga merusak lingkungan.

Kapolresta Mamuju, AKBP Ferdyan Indra Fahmi, mengungkapkan para pelaku sengaja beroperasi pada tengah malam hingga menjelang subuh guna menghindari pantauan aparat maupun warga sekitar.

“Para pelaku sengaja melakukan aktivitas penambangan pada tengah malam hingga menjelang pagi untuk menghindari pantauan petugas dan menghindari ekspos,” ujar Ferdyan saat konferensi pers, Rabu (13/5/2026).

Dari hasil penyelidikan awal, bisnis tambang emas ilegal tersebut diduga mampu menghasilkan omzet fantastis hingga ratusan juta rupiah hanya dalam hitungan hari. Polisi menemukan para pekerja menggunakan alat berat ekskavator untuk mengeruk material di sekitar aliran sungai demi mempercepat proses pencarian emas.

Berdasarkan keterangan pekerja yang diamankan di lokasi, aktivitas tambang yang baru beroperasi sekitar satu setengah jam sudah berhasil memperoleh sekitar 4 gram emas. Sementara dalam satu hari operasional penuh, tambang tersebut disebut mampu menghasilkan hingga 10 gram emas.

Jika dikalkulasikan dengan harga emas sekitar Rp2 juta per gram dan tambang telah beroperasi selama kurang lebih 18 hari, maka omzet yang diduga dihasilkan mencapai ratusan juta rupiah.

Selain alat berat, polisi turut menyita sekitar 100 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga berasal dari sumber ilegal. Solar itu digunakan untuk mengoperasikan ekskavator serta mesin pompa air selama aktivitas penambangan berlangsung.

“Solar yang digunakan pun diduga kuat berasal dari sumber ilegal. Ada sekitar 100 liter stok solar yang kami sita di lokasi sebagai barang bukti,” tambahnya.

Adapun barang bukti yang diamankan aparat di antaranya satu unit ekskavator, palong, mesin pompa, selang, pipa paralon, karpet alas saringan, dulang, hingga tiga jeriken berisi solar.

Polisi juga mengungkap pola operasi para pelaku yang dinilai cukup terorganisir. Aktivitas penambangan dilakukan mulai pukul 00.00 WITA hingga pukul 04.00 WITA agar tidak mudah terdeteksi aparat penegak hukum.

Dalam penggerebekan tersebut, tujuh pekerja dan satu operator alat berat langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mamuju. Sementara itu, aparat juga telah mengantongi identitas seorang pengusaha berinisial DR yang diduga menjadi pemodal sekaligus penanggung jawab utama aktivitas tambang emas ilegal di Bonehau.

Kapolresta menegaskan kasus PETI di Bonehau masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan pemodal, distribusi BBM subsidi ilegal, hingga kemungkinan adanya lokasi tambang lain yang masih beroperasi secara sembunyi-sembunyi di wilayah Kabupaten Mamuju.

Polresta Mamuju memastikan akan terus melakukan penindakan tegas terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai merusak lingkungan, merugikan negara, dan mengancam keselamatan masyarakat sekitar.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelarian Berakhir di Jembatan Bolong, DPO Pemerkosa Kurir Ditembak Polisi

    Pelarian Berakhir di Jembatan Bolong, DPO Pemerkosa Kurir Ditembak Polisi

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Berita Warga
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Mamuju — Tim Resmob Polresta Mamuju menghentikan pelarian Darwin (29), buronan kasus begal dan pemerkosaan terhadap kurir perempuan berinisial SR (23). Polisi menembak kaki pelaku saat berusaha kabur di Jembatan Bolong, Selasa (24/3/2026). Penangkapan berlangsung setelah tim membuntuti pergerakan Darwin yang mencoba melarikan diri ke arah Kabupaten Majene menggunakan mobil travel. Aksi kejar ini menutup […]

  • Subuh Keliling: Kapolresta Mamuju Sapa Warga Usai Ibadah, Bangun Kepercayaan dari Hati ke Hati

    Subuh Keliling: Kapolresta Mamuju Sapa Warga Usai Ibadah, Bangun Kepercayaan dari Hati ke Hati

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_Mamuju – Kehadiran kepolisian tidak hanya terlihat saat ada gangguan keamanan, tetapi juga di saat-saat damai seperti momen ibadah. Melalui program Subuh Keliling, Kapolresta Mamuju Kombes Pol Fahmy bersama jajaran berkeliling menyapa masyarakat, membangun kedekatan sekaligus menampung aspirasi secara tulus, Sabtu, (17/10/26).   Usai pelaksanaan sholat Subuh berjamaah di Masjid Raya Suada Mamuju, Kapolresta Mamuju […]

  • Korban Hilang di Muara Sungai Babana Ditemukan 1:22 Play Button

    Korban Hilang di Muara Sungai Babana Ditemukan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Beritawarga. Mamuju Tengah – Seorang warga dusun Gatta, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat bernama Adi ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR setelah dinyatakan hilang di muara sungai Babana.Selasa (31/03/2026) Korban sedang melakukan perjalanan menyeberang sungai Babana dengan Pincara, Namun naas saat diatas perahu Pincara satu unit motor tiba-tiba tumbang dan menyebabkan […]

  • Bupati Mamuju Sambut Kapolda Sulbar yang Baru, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Kepolisian

    Bupati Mamuju Sambut Kapolda Sulbar yang Baru, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Kepolisian

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU,- Bupati Mamuju, Dr. Sitti Sutinah Suhardi, menghadiri prosesi penyambutan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat yang baru, Irjen Pol Totok Suharyanto, di Bandara Tampa Padang, Kabupaten Mamuju, Kamis (8/10/2026).   Kedatangan Irjen Pol Totok Suharyanto di Sulawesi Barat menandai dimulainya tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan tertinggi Kepolisian Daerah Sulawesi Barat dalam menjaga keamanan […]

  • Momen Penuh Syukur, Usai Sholat Istisqo, Hujan Yang Lama di Nanti Basahi Kota Mamuju

    Momen Penuh Syukur, Usai Sholat Istisqo, Hujan Yang Lama di Nanti Basahi Kota Mamuju

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU,– Alhamdulillah, sesaat setelah pelaksanaan Sholat Istisqo dan doa bersama yang digelar Polresta Mamuju di Masjid Al-Irsyad Polresta Mamuju, Kamis (15/10/2026), Kota Mamuju dan sekitarnya diguyur hujan deras.   Sholat Istisqo tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar menurunkan hujan di tengah kemarau panjang yang melanda.   […]

  • 50 Pohon Nanas Dirusak, Polisi Selidiki Dugaan Aksi Sabotase di Tapango

    50 Pohon Nanas Dirusak, Polisi Selidiki Dugaan Aksi Sabotase di Tapango

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Berita Warga
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Polman – Dugaan pengrusakan tanaman pertanian kembali terjadi di Polewali Mandar. Sedikitnya 50 pohon nanas milik warga di Dusun Punandai, Kelurahan Palitakan, Kecamatan Tapango, rusak dan tercabut. Polisi kini mendalami kasus tersebut. Peristiwa ini menimpa Satturan (55), seorang wiraswasta. Ia mendapati kebun nanasnya dalam kondisi rusak saat kembali dari Masamba pada Senin, 10 Maret 2026 […]

expand_less