Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Beranda » Sulawesi Barat Rakit Arsitektur REDD+ Lewat Rancangan Aksi Daerah

Sulawesi Barat Rakit Arsitektur REDD+ Lewat Rancangan Aksi Daerah

  • account_circle Baritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERITAWARGA_Mamuju, 25 September 2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Kelompok Kerja (POKJA) REDD+ Sulawesi Barat dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rancangan Aksi Daerah(RAD) REDD+ Provinsi Sulawesi Barat di Hotel Maleo, Kabupaten Mamuju, pada Kamis (25/9/2026).

 

Kegiatan ini didukung pendanaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) melalui program Result Based Payment GCF Output 2, dengan Yayasan Sulawesi Cipta Forum (SCF) bertindak sebagai lembaga perantara.

 

Kegiatan ini menjadi ruang bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi, memperoleh masukan atas Draf Dokumen Rencana Aksi Daerah REDD+ Sulawesi Barat, serta menyusun rencana tindak lanjut penyempurnaan dokumen tersebut.

Arjanto, S. T, M. T., Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, mengungkapkan kekhawatiran atas perubahan pola iklim yang kian nyata dirasakan masyarakat.

Ia menyebut kekeringan yang tengah melanda Mamuju sebagai kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Kekeringan telah terjadi di Mamuju. Dulu kita tidak mengenal musim kemarau. Paling tidak seminggu ada hujan. Sekarang hujan sudah hampir tidak ada.  Sumur-sumur semakinkering. Orang bahkan mandi pakai air galon. Kali Mamuju juga sudah mengering,” ujarnya.

Arjanto menegaskan bahwa berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Sulawesi Barat 2025, provinsi ini berada pada kategori risiko sangat tinggi untuk berbagai jenis bencana, seperti longsor, cuaca ekstrem, gempa, kekeringan, dan kebakaran hutan.

 

“Bencana-bencana ini tidak bisa hanya ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kita tidak mungkin menghilangkan bencana, tapi kita bisa mengurangi risikonya. Oleh karena itu, perencanaan haruslah berkelanjutan,” tegasnya.

 

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat, Suharnani Kahir, S. Hut, M. P., mengingatkan bahwa seluruh dokumen Rencana Aksi Daerah terkait lingkungan tidak boleh hanya berakhir sebagai tumpukan buku yang dicetak rapi dan disimpan di rak.

 

Menurutnya, rencana tersebut harus memiliki indikator capaian target yang jelas dan terukur, serta mutlak diimplementasikan ke dalam.

Sementara itu, Joseph Hutabarat, S.Si., MSES, narasumber pada workshop ini, menekankan pentingnya memuat pelibatan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan masyarakat secara nyata dalam isi Rencana Aksi Daerah REDD+, sebagai salah satu masukan penting dalam.

Joseph Hutabarat turut menampilkan pemaparan konsep dan strategi REDD+ di Indonesia serta skenario target emisi Sulawesi Barat. Rangkaian workshop dilanjutkan dengan pemaparan Draf Dokumen RAD REDD+ SulawesiBarat oleh Ir. Atjo Taufik Arsa, S.Hut., M.Si., yang kemudian dibahas dan diberi masukan oleh seluruh peserta dalam sesi diskusi.

Melalui workshop ini, Rencana Aksi Daerah (RAD) REDD+ Sulawesi Barat diharapkan menjadi acuan bersama bagi perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam  mempercepat upaya penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan secara terencana, terukur, terpadu, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan daerah menghadapi risiko bencana yang terus meningkat.

  • Penulis: Baritawarga
  • Editor: Tim Rerdaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pos Kamling Mamuang Polsek Tapalang Wakili Polda Sulbar Lomba Pos Kamling Mabes Polri

    Pos Kamling Mamuang Polsek Tapalang Wakili Polda Sulbar Lomba Pos Kamling Mabes Polri

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Personil Polsek Tapalang dan masyarakat, siaga setiap malam menunggu video conference (vcall) dari tim penilai Mabes Polri dalam rangka penilaian Pos Kamling Mamuang yang mewakili Polda Sulbar pada ajang penilaian Pos Kamling tingkat nasional. Minggu malam, 17 Mei 2026 Kapolsek Tapalang Iptu Amiruddin menyampaikan bahwa Pos Kamling merupakan salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat […]

  • Sat Samapta dan Jamaah: Satu Sapu untuk Negeri

    Sat Samapta dan Jamaah: Satu Sapu untuk Negeri

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Tim Beritawarga
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU,- Semarak menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Samapta Polresta Mamuju tak sekadar menggelar seremonial. Di bawah langit Minggu pagi yang cerah, personel berseragam cokelat itu justru memilih turun ke masjid, mencabut rumput, mengepel lantai, dan membersihkan tempat ibadah dengan penuh keikhlasan. Minggu (28/6/2026) pukul 07.00 WITA, Masjid Darussalam di Jalan Soekarno Hatta mendadak ramai. Bukan […]

  • Kapolda Sulbar Beri Tali Asih untuk Anggota Sakit Menahun di Polresta Mamuju

    Kapolda Sulbar Beri Tali Asih untuk Anggota Sakit Menahun di Polresta Mamuju

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU,- Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Adi Deriyan Jayamarta menunjukkan kepeduliannya terhadap personel yang tengah mengalami sakit menahun saat melaksanakan kunjungan kerja di Polresta Mamuju. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sulbar didampingi Ketua Bhayangkari Sulbar bersama para Pejabat Utama Polda Sulbar. Kehadiran rombongan disambut langsung Kapolresta Mamuju, Ferdyan Indra Fahmi beserta jajaran. Di sela agenda kunjungan […]

  • Penemuan Mayat, Pamapta Polresta Mamuju Sigap Lakukan Evakuasi

    Penemuan Mayat, Pamapta Polresta Mamuju Sigap Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tim Beritawarga
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU,– Mendapat laporan dari warga terkait adanya seorang perempuan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Jalan Cik Ditiro, Kabupaten Mamuju, personel Polresta Mamuju bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian, Selasa (11/8/2026) pagi. Gabungan piket fungsi Polresta Mamuju yang dipimpin Pamapta Ipda Nabila Az Zahra langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima informasi dari masyarakat. […]

  • Kapolresta Mamuju Pimpin Langsung Pengamanan Eksekusi Tanah di Beru-beru! Aman Kondusif Tanpa Bentrokan

    Kapolresta Mamuju Pimpin Langsung Pengamanan Eksekusi Tanah di Beru-beru! Aman Kondusif Tanpa Bentrokan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU, – Polresta Mamuju bersama Polda Sulawesi Barat dan unsur TNI melaksanakan pengamanan eksekusi rumah dan lahan di Dusun Kampung Rea, Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Kamis (30/7/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses […]

  • Polsek Campalagian Tangkap Terduga Pelaku Pemerasan di Pantai Babatoa

    Polsek Campalagian Tangkap Terduga Pelaku Pemerasan di Pantai Babatoa

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_POLMAN,- Personel Polsek Campalagian mengamankan seorang pria berinisial IRF (30) yang diduga terlibat tindak pidana pengancaman dan pemerasan terhadap sepasang remaja di Pantai Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Terduga pelaku diamankan pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, di rumah kakaknya yang berada di Dusun Babatoa, Desa […]

expand_less