Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Beranda » GMH Sulbar Sorot Dugaan Penipuan Menimpa Pengusaha Tambang

GMH Sulbar Sorot Dugaan Penipuan Menimpa Pengusaha Tambang

  • account_circle Baritawarga
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beritawarga_Mamuju,- Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Barat menyoroti dugaan kasus penipuan yang menimpa seorang pengusaha tambang emas asal Bonehau, Kabupaten Mamuju.

Selain kerugian yang dialami korban, GMH Sulbar juga memberikan perhatian serius terhadap informasi yang menyebutkan bahwa terduga pelaku mengaku memiliki kedekatan dengan anggota kepolisian untuk meyakinkan korban.

Ketua GMH Sulawesi Barat, Mondy, menegaskan bahwa dugaan pencatutan nama maupun klaim kedekatan dengan aparat penegak hukum dalam menjalankan aksi penipuan merupakan persoalan serius yang harus segera diusut oleh Polresta Mamuju.

Menurutnya, apabila informasi tersebut tidak segera diklarifikasi dan ditindaklanjuti, hal itu berpotensi menimbulkan persepsi negatif serta menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Kami mendesak Kapolresta Mamuju untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap terduga pelaku. Di sisi lain, kami juga meminta agar dilakukan pendalaman terhadap dugaan kedekatan pelaku dengan anggota kepolisian sebagaimana yang beredar dalam pemberitaan. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan nama institusi Polri untuk melakukan tindakan yang merugikan masyarakat,” tegas Mondy.

GMH Sulbar menilai, informasi mengenai dugaan kedekatan terduga pelaku dengan aparat kepolisian harus menjadi perhatian khusus. Jika klaim tersebut hanya digunakan sebagai modus untuk memperdaya korban, maka tindakan itu tetap merupakan perbuatan yang mencoreng nama baik institusi kepolisian. Namun, apabila ditemukan adanya keterlibatan oknum tertentu, proses hukum harus dilakukan secara transparan, profesional, dan tanpa pandang bulu.

“Kepolisian harus membuktikan kepada publik bahwa tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba berlindung di balik nama institusi penegak hukum. Jika memang ada oknum yang terlibat, maka harus ditindak sesuai hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila tidak ada keterlibatan anggota polisi, hal itu juga perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Menurut GMH Sulbar, korban berhak memperoleh perlindungan hukum serta kepastian atas laporan yang telah disampaikan kepada pihak berwenang. Karena itu, Polresta Mamuju diminta bergerak cepat mengungkap fakta-fakta yang ada, termasuk menelusuri seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

“Kami berdiri bersama korban dalam memperjuangkan hak-haknya. Negara melalui aparat penegak hukum harus hadir memberikan rasa keadilan. Jangan sampai masyarakat merasa bahwa hukum hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul terhadap pihak-pihak yang memiliki kedekatan dengan kekuasaan atau aparat,” ujar Mondy.

GMH Sulbar menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan mendesak Kapolresta Mamuju untuk menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka kepada publik. Menurut GMH, langkah yang cepat, profesional, dan transparan sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian serta memastikan korban memperoleh keadilan yang semestinya.

Sementara itu, GMH Sulbar juga mengingatkan agar seluruh proses hukum tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Setiap dugaan keterlibatan pihak tertentu harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang objektif berdasarkan alat bukti yang sah.(*)

  • Penulis: Baritawarga
  • Editor: Tim Rerdaksi
  • Sumber: GMH Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa M 6,8 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Mamuju Panik Keluar Rumah

    Gempa M 6,8 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Mamuju Panik Keluar Rumah

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Provinsi Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,8 pada Selasa pagi. Guncangan keras yang berlangsung beberapa detik tersebut tidak hanya dirasakan oleh warga di Palu dan sekitarnya, namun juga hingga ke wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, menyebabkan kepanikan massal. Selasa (16/06/2026) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa […]

  • Apple opens another megastore in China amid William Barr criticism

    Apple opens another megastore in China amid William Barr criticism

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Edukasi Kesehatan dan Kreativitas: Integrasi Praktik Cuci Tangan dan Mewarnai dalam MPLS

    Edukasi Kesehatan dan Kreativitas: Integrasi Praktik Cuci Tangan dan Mewarnai dalam MPLS

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Baritawarga
    • visibility 259
    • 0Komentar

    BERITAWARGA_MAMUJU,– Memasuki hari keempat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Inpres Rimuku, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, pihak sekolah menggelar kegiatan yang memadukan aspek kesehatan dan pengembangan karakter siswa baru. Kamis (16/7/2026) Kegiatan hari keempat diawali dengan praktik cuci tangan dan pemeriksaan kebersihan kuku yang dilakukan oleh panitia dan guru. Dalam pelaksanaannya, sekolah […]

  • Korban Hilang di Muara Sungai Babana Ditemukan 1:22 Play Button

    Korban Hilang di Muara Sungai Babana Ditemukan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Beritawarga. Mamuju Tengah – Seorang warga dusun Gatta, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat bernama Adi ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR setelah dinyatakan hilang di muara sungai Babana.Selasa (31/03/2026) Korban sedang melakukan perjalanan menyeberang sungai Babana dengan Pincara, Namun naas saat diatas perahu Pincara satu unit motor tiba-tiba tumbang dan menyebabkan […]

  • Alfais Muhammad : Investor Harus Perhatikan RTRW Mamuju

    Alfais Muhammad : Investor Harus Perhatikan RTRW Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Beritawarga_Mamuju,- Wakil ketua DPRD Mamuju Alfais Muhammad menyatakan sikap tegas di hadapan salah satu Kabid Dinas Perumahan dan Pemukiman didampingi langsung Kabag Hukum Pemkab Mamuju terkait usulan Ranperda Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Pelayanan umum pada rapat Bapemperda yang dipimpin langsung Marvi parasang dan dihadiri sejumlah anggota DPRD Mamuju. Jumat(17/04/2026) Dalam rapat tersebut dinas Perkim […]

  • Ini Kronologi Kakek di Lekopa’dis Digigit Buaya…

    Ini Kronologi Kakek di Lekopa’dis Digigit Buaya…

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Beritawarga
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Beritawarga_Polman,- Seorang kakek bernama Mustari (75) nyaris meregang nyawa diterkam buaya di sungai Mandar tepatnya di Desa Lekopa’dis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Sulbar. Rabu, (29/04/2026) Akibat serangan Buaya tersebut, Korban Mustari mengalami luka 7 luka gigitan di bagian samping perut dan belakang. Menurut cucu korban Didin mengaku Kakek Mustari pasa pukul 14:00 WITA setelah salat […]

expand_less