Satu Predator di Sungai Mandar Mati Mengambang
- account_circle Baritawarga
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Beritawarga_Polman_Seekor buaya ditemukan mati mengapung di Sungai Mandar, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Senin pagi (4/5/2026).
Bangkai buaya pertama kali ditemukan warga bernama Asmira saat melintas menggunakan perahu. Buaya tersebut kemudian dibawa ke tepi sungai dan sempat disiarkan langsung melalui media sosial oleh warga.
Koordinator relawan Haidir Jamal mengatakan, penyebab kematian belum diketahui karena tidak ditemukan luka pada tubuh buaya. Panjangnya sekitar 2,8 meter dan rencananya akan dikuburkan di Perkebunan Jati, Kelurahan Kandeapi.
Meski demikian, warga diimbau tetap waspada karena diduga masih ada buaya lain di Sungai Mandar.
Sementara itu, warga Leko Pa’dis Didin mengaku belum bisa memastikan bahwa buaya yang mati tersebut, predator yang yang menyerang manusia. terdapat beberapa buaya berukuran besar di sungai mandar.
Kematian buaya tersebut juga diduga diracun, karena keberadaannya sangat membahayakan nyawa warga tinambung yang kerap beraktivitas dan mencari kehidupan di sungai mandar.
“Pasca kejadian serangan buaya terdapat beberapa cara warga untuk bisa menangkap buaya di sungai mandar, mulai dari menombak, memasang perangkap besi dan upaya lainnya, namun belum berhasil,”pungkas Didin
Ia berharap pihak terkait dapat melihat kondisi di sungai mandar karena banyak masyarakat yang beraktivitas di sungai mandar, sementara predator juga mengintai dan sudah 4 kasus serangan buaya di sungai mandar, Tinambung, satu diataranya meninggal dunia.(*)
- Penulis: Baritawarga
- Editor: Redaksi
- Sumber: Tim liputan


